Jumat, 20 Juli 2012

Remaja Harapan Bangsa

Generasi muda mempunyai peranan dan posisi yang penting dalam proses regenerasi suatu masyarakat atang bangsa. Tongkat estafet kepemimpinan suatu negeri berada di tangan para pemuda-pemudi. Keberhasilan suatu bangsa akan tercermin dari keberhasilannya mencetak generasi unggul yang berkualitas tinggi sehingga mampu mengangkat harkat dan martabat bangsanya sejajar atau bahkan lebih tinggi dari bangsa-bangsa lain di dunia. Sebaliknya, jika generasi muda yang dihasilkan lemah, tidak bermoral (akhlak), tentu tidak  mampu memikul tanggung jawab kebangkitan bangsanya.

Masa muda adalah lambang kekuatan, kekuasaan, vitalitas, dan energi. Masa remaja merupakan masa ketika potensi dan kemampuan fisik, mental, dan intelektual serta moral seseorang berada dalam tingkat perkembangan dan daya guna yang optimal, serta masa ketika pikiran dan daya kreasi menunjukkan kemampuan untuk menemukan dan menciptakan sesuatu dalam wujud yang terbaik.

Dalam pandangan Islam, di usia remaja atau usia baligh, seseorang bisa mencapai posisi kematangan yang utuh, yang telah siap memikul serta menerima tugas dan tanggung jawab yang paling berat sekalipun. Sehingga para remaja dituntut untuk memiliki sifat dasar pemuda yang senantiasa agresif, dinamis, inovatif, dan progrsesif.

Remaja juga mempunyai potensi yang sangat dahsyat yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan dan kepentingan. Sehingga gejolak jiwa kepemudaannya perlu dipersiapkan dan remaja perlu mempersiapkan diri untuk menjadi individu-individu yang mempunyai keunggulan dan mengetahui jati dirinya agar siap mengambil peranan dan berjuang demi kemajuan umat manusia.

Oleh karena itu, para remaja harus segera disadarkan, diingatkan, dan dibina agar segera kembali kepada fitrahnya, kembali kepada aturan-aturan Allah swt. Yanga Maha Mengetahui seluk-beluk manusia, apa yang baik dan buruk bagi manusia. Allah swt telah menurunkan seperangkat aturan yang sempurna untuk dijalankan manusia sebagai khalifah (pemimpin) di bumi. Allah swt juga telah memerintahkan hamba-hamba-Nya agar senantiasa menghiasi dirinya dengan akhlak yang mulia. Berakhlak mulia merupakan ciri atau identitas seorang muslim. Akhlak mulia baru akan terwujud ketika kita telah melaksanakan dan mentaati segala perintah dan larangan Allah swt.

Para remaja hendaknya segera berbenah diri, dan memperbanyak ilmu agama agar tidak menyimpang dan terjerumus dalam kubangan kapitalis yang tengah diterapkan saat ini. Tuntunan menjadi remaja yang berakhlak mulia merupakan sebuah proses yang harus dilalui jika kita menginginkan kesalamatan dunia-akhirat serta terhindar dari kemurkaan Allah Azza wa jalla. Semoga kita termasuk ke dalam orang-orang yang terselamatkan dan tertunjuki oleh hidayah-Nya. Amiin.

0 komentar: